Tips agar tetap olahraga selama bulan puasa

via unsplash.com

Ibadah puasa adalah salah satu momen yang ditunggu oleh setiap umat muslim. Selain karena kita harus menahan lapar dan haus dari adzan subuh hingga adzan magrib, juga kita banyak menghadapi perubahan yang salah satunya adalah perubahan jadwal olahraga.

Hingga saat ini, masih menjadi perdebatan karena pandangan yang berbeda-beda dari ahli gizi mengenai waktu yang tepat untuk ber olahraga selama bulan puasa. Oleh karena itu, dari hasil penelusuran timGAS, ada satu artikel menarik yang didapat dari Kompas.com mengenai waktu yang pas untuk olahraga.

Faktanya, Menurut dokter sekaligus ahli gizi komunitas, dr Tan Shot Yen Mhum mengenai hal ini ia memaparkan sebuah perumpaaan bagaimana Ferrari bisa lari kalau belum diisi bensin? Berdasarkan pemaparan tersebut dapat disimpulkan maksudnya adalah pada kondisi berpuasa terutama menjelang sore hari, tubuh orang merasakan lemas.



Akibat tubuh lemas tersebut justru membuat olahraga yang kita lakukan tidak bermanfaat….kenapa? Karena ketika kita lemas lalu berolahraga dan menunggu waktu berbuka puasa, saat buka puasa justru kita cenderung melahap makanan sangat banyak tanpa perhitungan atau porsi yang tepat. Dimana, justru berdampak sia-sia ketika kita olahraga saat puasa

dr Tan sebagai ahli gizi memberi contoh, jika kita berolahraga untuk mengeluarkan sekitar 100kkal saat menjelang buka puasa . Bisa saja saat adzan magrib tiba lalu buka puasa kita akan melahap 400 kkal karena makan yang banyak dan minum minuman yang manis.

Nah, saran dari dr Tan agar tetap olahraga saat bulan puasa ini adalah melakukannya setelah buka puasa atau setelah makan malam. Berilah jeda waktu pada tubuh untuk mencerna makanan yang kita konsumsi saat buka puasa agar perut kita dalam kondisi baik saat berolahraga. Jeda yang dibutuhkan sekitar 30-40 menit setelah makan

Jenis olahraga yang tepat saat bulan puasa

Karena selama bulan puasa ini tubuh mengalami beberapa penyesuaian seperti jam makan, tidur, dan aktivitas. Maka tidak semua olahraga dapat dilakukan selama bulan puasa. Nah dr. Tan menyarankan beberapa olahraga yang baik dilakukan setelah buka puasa, yuk simak!

1. Sepeda Statis

olahraga sepeda statis saat bulan puasa
via freepik.com

Karena selama bulan puasa ini kita kehilangan cairan tubuh , namun tetap butuh asupan untuk otot maka sepeda statis adalah solusinya. Manfaat sepeda statis ini untuk mengecangkan otot yang lemas karena seharian tidak ada cairan ataupun makanan yang masuk ketubuh dan juga untuk melancarkan aliran darah.

Tapi, ada tapinya nih ketika melakukan olahraga sepeda statis jangan terlalu ngebut karena bisa menyebabkan kram kalau kita terlalu ngebut . Maka, saat olahraga sepeda statis dibawa santai saja anggap seperti menikmati suasana sore hari (karena sedang pandemic COVID-19) jadi harus dirumah saja.

Nah, sepeda statis santai tapi pasti ini dapat dilakukan selama 15-40 menit dengan santai tanpa menggunakan trak yang menanjakan atau ngebut layaknya pebalap sepeda.

2. Treadmill

Olahraga treadmill di rumah saat bulan puasa
via stock.adobe.com

Karena kita harus tinggal di rumah saja selama pandemic COVID-19 ini, solusi untuk tetap olahraga membakar lemak selama bulan puasa adalah dengan mengganti dengan treadmill. Selain olahraga ini dapat dilakukan di rumah, kita dapat mengatur jarak, kecepatan, dan track yang kita inginkan dimana ini mempermudah kita menyesuaikan dengan kondisi tubuh saat bulan puasa

Treadmill yang tepat dapat dilakukan selama 30 menit tanpa perlu terlalu cepat kecepatannya, sesuaikan dengan kondisi tubuh setelah buka puasa dimana sudah penuh dengan isi makanan. Oleh karena itu, Atur jaraknya sejauh 5-7 km dengan tanjakan 9-15 derajat . Mudah bukan? Tetap sehat selalu timGAS!

3. Cross Training

Olahraga cross training saat bulan puasa
via stock.adobe.com

Meskipun terkesan berat dilakukan saat bulan puasa, ternyata cross training ini justru menjadi salah satu pilihan olahraga saat bulan puasa. Karena bentuk latihannya yang fokus pada kekuatan, stamina otomatis membutuhkan banyak energi ketika melakukan olahraga ini. Tapi tenang, ketika kita sudah mendapat asupan cairan dan makanan maka kita bisa kok , asal tubuh kita diberi jeda untuk mencerna seluruh asupan tersebut

Lantas , gimana sih cara kita melakukan cross training selama bulan puasa ini? Nah jangan terlalu menggunakan beban yang berat , usahakan di angka 5-10 kg agar tidak terlalu lelah. Karena, jika terlalu lelah berolahraga pada malam hari berdampak pada saat kita sahur. Selain itu, jangan lupa untuk sesuaikan tempo latihan dan gerakan agar tidak terlalu lelah ketika angkat beban

Berikut tips yang bisa timGAS share tentang olahraga selama bulan puasa. Jadi, meskipun banyak versi “kapan sih waktu yang tepat untuk olahraga saat bulan puasa?” Tetap, kamu harus sesuaikan juga dengan kondisi tubuh kamu. Jangan terlalu memaksakan jika dapat berakibat buruk terhadap tubuhmu. Karena, bulan puasa ini justru menjadi sarana kita untuk menjadi lebih sehat bukan sakit karena terlalu memaksakan berolahraga

Stay safe stay home timGAS, cek juga tips biar tidur kamu berkualitas saat bulan ramadhan

Categories: LIFESTYLE

2 Comments

Manfaat Minum Air Hangat Saat Puasa - Yok, Cek Caranya! · May 3, 2020 at 12:43 am

[…] Baca Juga : Atur Jadwal Olahraga saat Bulan Puasa, Emang Bisa? […]

Tips Biar Gak Lemas Meskipun sudah Sahur - · May 5, 2020 at 9:44 am

[…] Baca Juga: Atur Jadwal Saat Bulan Puasa, Emang Bisa? […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *